Skip to content
Oktober 19, 2010 / radiokeilovefm

Robbie William Kembali Berada di Puncak

Robbie William kembali ke puncak tangga lagu Inggris dengan koleksi lagu-lagunya yang pernah hits dalam sebuah album.

Pelantun Angel ini berada di puncak dengan album ‘In and Out of Consciousness: The Greates Hits 1990-2010’ yang menampilkan hitsnya dari tahun 1990 hingga sekarang, dikutip okezone dari Aceshowbiz, Selasa (19/10/2010).

Posisi baru Robbie ini menggeser rapper Tinie Tempah dengan ’Disc-Overy’ yang turun ke posisi kedua. Sedangkan Sir Cliff Richard yang kembali ke era 70-an menempati posisi ketiga dengan ‘Bold as Brass’.

Sedangkan posisi keempat dan kelima diisi ‘Science & Faith’ dari The Faith dan eponymus album dari Magnetic Man.

Dari tangga lagu single, lagu Forget You dari Cee-Lo berada di posisi puncak, disusul dengan Just The Way You Are dari Bruno Mars. Posisi ketiga diisi lagu Barbra Streisand dari Duck Sauce.

Tine Tempah berada di posisi keempat dan posisi kelima. Kolaborasinya dengan Swedish House Mafia dalam Miami 2 Ibiza di posisi keempat dan hitsnya Written in the Stars berada di posisi kelima

Iklan
Juli 22, 2010 / radiokeilovefm

Sejarah Musik Country

Musik country adalah campuran dari unsur-unsur musik Amerika yang berasal dari Amerika Serikat Bagian Selatan dan Pegunungan Appalachia. Musik ini berakar dari lagu rakyat Amerika Utara, musik kelt, musik gospel, dan berkembang sejak tahun 1920-an. Istilah musik country mulai dipakai sekitar tahun 1940-an untuk menggantikan istilah musik hillbilly yang berkesan merendahkan. Pada tahun 1970-an, istilah musik country telah menjadi istilah populer. Istilah lain untuk genre musik ini adalah country and western, namun sudah semakin jarang dipakai kecuali di Britania Raya dan Irlandia.

Karier Elvis Presley berawal dari musik berirama country sebelum menjadi raja rock and roll. Salah satu julukan baginya adalah The Hillbilly Cat. Elvis juga pernah menjadi bintang tamu tetap di acara radio milik Louisiana Hayride Salah seorang penyanyi country, Garth Brooks tercatat sebagai artis solo terlaku dalam sejarah industri rekaman AS. Ia telah menjual lebih dari 18 juta rekaman.

Asal mula

Imigran yang tiba di Amerika Utara dan menetap di selatan Pegunungan Appalachia membawa serta alat musik dari Eropa berikut irama musik yang telah dikenal mereka selama 300 tahun. Orang Irlandia membawa fiddle (biola), orang Jerman membawa alat musik petik dulcimer, orang Italia membawa mandolin, orang Spanyol membawa gitar, dan orang Afrika membawa banjo] Interaksi antarmusisi dari berbagai kebangsaan menghasilkan musik khas Amerika Utara. Di awal abad ke-20, grup musik Appalachia menggunakan alat musik seperti fiddle, gitar, dan banjo. Bentuk awal musik country dan rekaman musik jenis ini sering disebut musik rakyat Amerika Utara (old-time music)

Sepanjang abad ke-19, sejumlah kelompok imigran di Amerika Serikat yang berasal dari Eropa, terutama Irlandia, Britania Raya, Jerman, Spanyol, dan Italia pindah ke Texas. Kelompok dari berbagai bangsa tersebut berinteraksi dengan orang Spanyol, orang Meksiko-Amerika, penduduk asli Amerika Serikat, dan pemukim Amerika Serikat yang sudah lebih dulu menetap di Texas. Sebagai hasilnya, di Texas berkembang kebudayaan dengan ciri-ciri khas yang berakar dari kebudayaan negara asal pemukim. Pemukim dari wilayah yang sekarang disebut Jerman dan Republik Ceko mendirikan aula dansa yang besar di Texas. Petani dan orang kota menggunakannya sebagai tempat berkumpul, menari, dan menghabiskan waktu santai bersama. Di antara irama musik yang dimainkan adalah musik waltz dan polka. Alat musik yang dimainkan untuk meramaikan aula dansa adalah akordion.

Rekaman pertama

Rekaman yang bisa dianggap sebagai rekaman pertama musik country adalah lagu “Sallie Gooden” oleh pemain fiddle A.C. (Eck) Robertson yang dirilis tahun 1922 oleh Victor Records. Perusahaan rekaman Columbia Records sudah mengeluarkan rekaman berisi musik “hillbilly” (seri 15000D “Old Familiar Tunes”) pada tahun 1924. Setahun sebelumnya, Fiddlin’ John Carson mengeluarkan “Little Log Cabin in the Lane” pada 14 Juni 1923 di bawah label Okeh Records. Vernon Dalhart adalah penyanyi country pertama yang lagunya menjadi hit di Amerika Serikat, “Wreck of the Old ’97” pada bulan Mei 1924. Sisi B piringan hitam tersebut berisi lagu “Lonesome Road Blues” dan ikut menjadi populer. Di awal perkembangan musik country terdapat musisi seperti Riley Puckett, Don Richardson, Fiddlin’ John Carson, Al Hopkins, Charlie Poole and the North Carolina Ramblers, dan The Skillet Lickers. Steel guitar mulai dipakai untuk memainkan musik country sejak tahun 1922, setelah Jimmie Tarlton bertemu dengan gitaris Hawaii Frank Ferera di Pantai Barat AS.

Asal usul musik country modern berasal dari pengaruh Jimmie Rodgers dan Carter Family. Keduanya dianggap sebagai pendiri musik country dan lagu-lagu mereka direkam pertama kali dalam sesi bersejarah di Bristol, Tennessee/Bristol, Virginia, 1 Agustus 1927. Pada waktu itu, Ralph Peer bertindak sebagai pemandu bakat dan teknisi perekam suara.

Rodgers mencampur unsur-unsur hillbilly country, gospel, jazz, blues, pop, cowboy, dan folk. Sebagian besar dari lagu-lagunya, termasuk “Blue Yodel” (Victor 21142) terjual lebih dari satu juta keping, dan sekaligus menjadikannya sebagai penyanyi utama di era awal musik country.

Selama 17 tahun berturut-turut sejak tahun 1927, grup Carter Family merekam sebanyak 300 lagu balada old time, lagu tradisional, lagu country, dan himne gospel yang merupakan peninggalan budaya dan folklor Amerika Serikat Bagian Tenggara.

Setelah Depresi Besar terjadi penurunan dalam angka penjualan piringan hitam. Radio tampil sebagai hiburan populer di kalangan rakyat. Musik country diputar dalam berbagai acara radio yang disebut barn dance. Mulai dari Amerika Serikat Bagian Selatan hingga ke utara sampai di Chicago dan ke selatan sampai di California, stasiun radio menjadi sering memutar musik country. Salah satu acara yang patut dicatat adalah acara mingguan musik country bernama Grand Ole Opry dari radio 650 WSM di Nashville, Tennessee. Di antara bintang-bintang yang hadir di acara Opry terdapat musikus seperti Uncle Dave Macon, Roy Acuff, dan pemain harmonika Afrika-Amerika bernama DeFord Bailey. Pemancar WSM yang kuat sebesar 50.000 watt di tahun 1934 membuat radio ini sering kali bisa didengar di seluruh AS.

Lagu koboi, western swing, dan hillbilly boogie

Sepanjang tahun 1930-an dan 1940-an, lagu-lagu koboi (musik western) yang sudah sering direkam sejak tahun 1920-an menjadi populer berkat film-film Hollywood. Di antara koboi bernyanyi era 1930-an dan 1940-an terdapat musisi seperti Gene Autry, Sons of the Pioneers, dan Roy Rogers.

Bob Wills adalah penyanyi “country” yang membintangi film koboi Hollywood. Campuran musik “country” dan jazz yang dimainkannya sebagai musik aula dansa, nantinya dikenal sebagai western swing. Spade Cooley dan Tex Williams juga memiliki band yang populer dan main film.

Setelah irama musik ini dimainkan di Aula Carnegie, musisi country mulai merekam irama boogie pada tahun 1939. Johnny Barfield merekamnya sebagai boogie woogie. Sejumlah kecil rekaman yang mulanya disebut hillbilly boogie atau okie boogie (atau nantinya country boogie) akhirnya membanjiri pasaran sekitar akhir tahun 1945. Salah satu country boogie yang menonjol asal era tersebut adalah “Freight Train Boogie” dari Delmore Brothers. Lagu “Freight Train Boogie” dianggap sebagai bagian dari tahapan evolusi musik country dan blues menuju terbentuknya rockabilly. Pada tahun 1948, lagu “Guitar Boogie” dan “Banjo Boogie” dari Arthur “Guitar Boogie” Smith sampai di urutan 10 teratas tangga musik country di AS. “Guitar Boogie” bahkan sampai di tangga lagu pop AS. Penyanyi berirama country boogie yang lainnya termasuk Merrill Moore dan Tennessee Ernie Ford. Periode Hillbilly Boogie terus berlanjut hingga ke tahun 1950-an, dan bertahan hingga abad ke-21 sebagai subgenre musik country.

Di akhir Perang Dunia II, musik “pendaki gunung” dari band alat petik yang dikenal sebagai musik bluegrass muncul ke permukaan. Perintisnya adalah Bill Monroe bersama Lester Flatt dan Earl Scruggs, di bawah pimpinan Roy Acuff di Grand Ole Opry, Nashville, Tennessee.

Jenis lain musik coutry yang hanya memakai gitar, bass, dobro atau steel guitar (dan nantinya drum) menjadi populer di kalangan orang kulit putih kelas menengah ke bawah di Amerika Serikat Bagian Selatan. Irama yang nantinya disebut honky tonk ini berasal dari Texas. Definisi irama honky tonk adalah “sedikit dari sini, sedikit dari sana, sedikit hitam, sedikit putih…cukup keras agar engkau tidak banyak pikir-pikir dan langsung memesan wiski.” Al Dexter dari Texas Timur sukses mencetak lagu hit “Honky Tonk Blues”, dan beberapa tahun kemudian dengan “Pistol Packin’ Mama”.  Lagu-lagu honky tonk erat hubungannya dengan bar dan rumah minum. Di antara artis yang membawakannya terdapat musisi seperti Ernest Tubb, Ted Daffin, Floyd Tillman, Maddox Brothers and Rose, dan Hank Williams yang nantinya disebut musisi country “tradisional”.

Sejumlah musisi country juga merekam lagu-lagu dalam irama lain. Moon Mullican yang memainkan western swing juga merekam lagu-lagu yang bisa disebut rockabilly. Bill Haley menyanyikan lagu-lagu koboi, dan pernah menjadi menjadi peneriak yodel. Haley akhirnya terkenal sebagai perintis rock and roll. Lefty Frizzell memainkan honky tonk dengan gaya Jimmie Rodgers. Hasilnya adalah lagu yang sangat khas Lefty Frizzell. Di antara tahun 1947 dan 1949, raja musik country Eddy Arnold berhasil menempatkan 8 lagu di 10 teratas tangga lagu Billboard.

Tahun 1950-an dan tahun 1960-an
Nashville sound

Sejak pertengahan tahun 1950-an hingga puncaknya di awal tahun 1960-an, irama yang dikenal sebagai “nashville sound” mengubah musik country sebagai industri jutaan dolar. Irama musik ini disebut nashville sound karena berasal dari industri rekaman di Nashville, Tennessee. Di bawah pengarahan produser seperti Chet Atkins, Owen Bradley, dan kemudian Billy Sherrill, mereka mengantarkan nashville sound ke berbagai kalangan, sekaligus menghidupkan kembali musik country. Lagu-lagu berirama nashville sound bisa dikenali dari ciri-ciri khas yang dipinjam dari musik pop tahun 1950-an: vokal yang “lembut” dan dominan dengan pengiring berupa alat musik gesek dan paduan suara. Musisi country yang tergolong ke dalam genre nashville sound adalah Patsy Cline, Jim Reeves, Floyd Cramer, dan kemudian Tammy Wynette serta Charlie Rich.

Rockabilly

Tahun 1956 bisa disebut sebagai tahun rockabilly untuk musik country. Peringkat ke-2, ke-3, dan ke-4 tangga Billboard waktu itu ditempati oleh Elvis Presley dengan “Heartbreak Hotel”, Johnny Cash dengan “I Walk the Line”, dan Carl Perkins dengan “Blue Suede Shoes”. Pada tahun 1958, Johnny Cash dan Elvis kembali menempatkan lagu-lagunya di 5 teratas Billboard, masing-masing dengan “Guess Things Happen That Way/Come In, Stranger” di urutan ke-3 dan “Don’t/I Beg Of You” di urutan ke-5.[/img] Elvis mengakui dipengaruhi artis rhythm and blues. Sementara itu tentang gaya bermusiknya, Elvis berkata, “Orang kulit berwarna sudah lama menyanyikan dan memainkan musik seperti yang aku mainkan sekarang, sudah lama sekali daripada yang kutahu.” Ia juga menambahkan, “Musikku hanyalah musik country yang melompat-lompat.

Genre yang sekarang disebut rockabilly mencapai puncak kepopuleran di kalangan penggemar musik country pada tahun 1950-an dan lagu-lagunya direkam oleh pemusik country. Di akhir dekade 1950-an, musisi country tradisional seperti Ray Price, Marty Robbins, dan Johnny Horton mulai menjauhkan diri pengaruh rock and roll.

Musik country mendapat perhatian pendengar di seluruh Amerika Serikat melalui acara musik Ozark Jubilee. Acara ini disiarkan secara langsung dari Springfield, Missouri, dari tahun 1955 hingga 1960. Musisi yang tampil adalah pemusik country yang top, termasuk pemusik beraliran rockabilly.

Juli 16, 2010 / radiokeilovefm

Sejarah Musik Jazz

Banyak yang beranggapan bahwa musik jazz adalah musiknya kaum elite dan mapan. Namun bila kita menegok ke akar jazz boleh dibilang justru bertolak belakang. Jazz adalah sebuah seni ekspresi dalam bentuk musik. Jazz disebut sebagai musik fundamental dalam hidup manusia dan cara mengevaluasi nilai-nilai tradisionalnya. Tradisi jazz berkembang dari gaya hidup masyarakat kulit hitam di Amerika yang tertindas. Awalnya, pengaruh dari tribal drums dan musik gospel, blues serta field hollers (teriakan peladang). Proses kelahirannya telah memperlihatkan bahwa musik jazz sangat berhubungan dengan pertahanan hidup dan ekspresi kehidupan manusia.

Yang menarik adalah bahwa asal kata “jazz” berasal dari sebuah istilah vulgar yang digunakan untuk aksi seksual. Sebagian irama dalam musik jazz pernah diasosiasikan dengan rumah-rumah bordil dan perempuan-perempuan dengan reputasi yang kurang baik. Dalam perjalanannya kemudian, jazz akhirnya menjadi bentuk seni musik, baik dalam komposisi tertentu maupun improvisasi, yang merefleksikan melodi-melodi secara spontan. Musisi jazz biasanya mengekspresikan perasaannya yang tak mudah dijelaskan, karena musik ini harus dirasakan dalam hati. “Kalau kau menanyakannya, kau tak akan pernah tahu” begitu menurut Louis Armstrong.

Legenda jazz dimulai di New Orleans dan berkembang ke Sungai Mississippi, Memphis, St. Louis, dan akhirnya Chicago. Tentu saja musik jazz dipengaruhi oleh musik yang ada di New Orleans, tribal drums Afrika dan struktur musik ala Eropa. Latar belakang jazz tidak dapat dilepaskan dari fakta di mana jazz dipengaruhi berbagai musik seperti musik spiritual, cakewalks, ragtime dan blues. Salah satu legenda jazz yang dipercaya bahwa sekitar 1891, seorang pemilik kedai cukur rambut di New Orleans bernama Buddy Bolden meniup cornet-nya dan saat itu lah musik jazz dimulai sebagai gebrakan baru di dunia musik. Setengah abad kemudian, musik jazz di Amerika memberi banyak kontribusi di dunia musik, dipelajari di universitas, dan akhirnya menjadi sebuah aliran musik yang serius dan diperhitungkan.

Musik jazz sebagai seni yang populer mulai menyebar ke hampir semua masyarakat Amerika pada tahun 1920-an (dikenal sebagai Jazz Age). Jazz semakin marak di era swing pada akhir 1930-an, dan mencapai puncaknya di akhir 1950-an sebagai jazz modern. Di awal tahun 20-an dan 30-an, “jazz” telah menjadi sebuah kata yang dikenal umum.

Pengaruh dan perkembangan musik blues tidak dapat ditinggalkan saat membahas musik jazz di tahun-tahun awal perkembangannya. Ekspresi yang memancar saat memainkan musik blues sangat sesuai dengan gaya musik jazz. Kemampuan untuk memainkan musik blues menjadi standar bagi semua musisi jazz, terutama untuk digunakan dalam berimprovisasi dan ber-jam session. Musik blues sendiri, yang berasal dari daerah Selatan, memiliki sejarah yang sangat luas. Pemain musik blues biasanya menggunakan gitar, piano, harmonika, atau bermain bersama dalam kelompok yang memainkan alat-alat musik buatan sendiri.

Juli 10, 2010 / radiokeilovefm

Biografi Elvis Presley

Elvis Aron Presley lahir 8 Januari 1935 di Tupelo, Mississippi adalah seorang penyanyi rock ‘n’ roll legendaris Amerika Serikat. Elvis juga dikenal dengan “The King” dan “The King of Rock ‘n’ Roll”. Selain penyanyi, The King adalah seorang produser musik dan aktor. Berkat lagu-lagunya yang memadukan irama rock ‘n’ roll dengan lagu-lagu ballad, dunia rock ‘n’ roll memperoleh fondasi komersial yang selanjutnya dapat dikembangkan musisi rock ‘n’ roll penerusnya.

Pada masa kejayaannya, konser-konser Elvis dihadiri penggemarnya (kebanyakan remaja) dalam jumlah yang sangat besar. Gaya, sifat, serta cara berpakaiannya menjadi simbol bagi musik rock ‘n’ roll dan banyak ditiru penggemarnya. Bahkan 4000 remaja Inggris menahbiskan Elvis sebagai raja trendsetter tata rambut sepanjang zaman.

Awal perkenalan Elvis dengan dunia rekaman di mulai saat musim panas 1953. Elvis membayar US$3,98 untuk merekam dua buah lagu di perusahaan Sun Studios sebagai hadiah ulang tahun bagi ibunya. Pendiri Sun, Sam Phillips, tertarik pada suaranya dan memanggilnya pada Juni 1954 untuk mengisi posisi penyanyi ballad yang sedang kosong.

Tahun 1956 merupakan awal karir Elvis sebagai penyanyi profesional. Tanggal 27 Januari Elvis merilis single pertamanya Heartbreak Hotel, dibawah label RCA Victor Records. Tanggal 23 Maret, RCA merilis album pertama Elvis , bertajuk: ELVIS PRESLEY.

Pada tahun yang sama, 16 November, film pertama Elvis, LOVE ME TENDER, diluncurkan. Film ini menuai banyak kritik, namun mendapat angka penjualan yang sangat baik. Secara keseluruhan Elvis tampil dalam 31 judul film.

Hasil penjualan album perdana Elvis meledak menjelang akhir 1950-an dengan hit-hitnya, antara lain All Shook Up, (Let me be your) Teddy Bear dan I Need Your Love Tonight. Meskipun demikian, banyak kritikus tidak terkesan. Selain itu, penampilan Elvis di panggung banyak menuai kritik, karena dianggap sebagai pornografi.

Bulan Desember 1957, Elvis dipanggil untuk ikut tugas militer dengan Angkatan Bersenjata AS. Ia resmi masuk Angkatan Bersenjata pada 24 Maret 1958, kemudian ditugaskan di Jerman, dan dilepastugaskan dengan hormat dua tahun kemudian.

Sekembalinya dari wajib militer, karir musiknya sempat meredup akibat “diganggu” profesi lainnya sebagai aktor dan hilangnya peranan dia dalam memilih jenis lagu yang ia mainkan. Selain itu, terjadi kebangkitan musik Britania/Inggris (British Invasion; The Beatles, The Rolling Stones, dan lain-lain).

Elvis melakukan comeback, yang sukses melalui penampilan televisi pada 3 Desember 1968 berjudul ’68 Comeback Special. Karir musiknya kembali bersinar setelah ia mendapatkan kesempatan dalam acara tersebut untuk bermain dalam jalur yang paling ia sukai, rock ‘n’ roll.

Pada tahun berikutnya, Elvis memulai penampilan live yang laris di berbagai tempat, diawali dari Las Vegas dan berlanjut negara-negara bagian lainnya di Amerika Serikat. Antara tahun 1969 dan 1977, The King of Rock ‘n’ Roll tampil dalam 1.000 acara yang tiketnya terjual habis.

Akibat kecanduan obat-obat dokter seperti obat tidur, kesehatan dan penampilannya mengalami penurunan sekitar pertengahan 1970-an. The King tampil untuk terakhir kalinya dalam sebuah konser di Market Square Arena di Indianapolis, Indiana tanggal 26 Juni 1977.

Pada 16 Agustus 1977, Elvis ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Graceland, Memphis akibat serangan jantung. Saat itu ia berusia 42 tahun. penyebab kematiannya hampir sama dengan Michael jackson yang meninggal akibat serangan jantung.

Juli 8, 2010 / radiokeilovefm

Biografi Deep Purple

Deep Purple dibentuk di Hertfordshire tahun 1968 oleh Chris Curtis yang kemudian merekrut Jon Lord dan Ritchie Blackmore. Grup ini semula bernama Roundabout. Namun Chris Curtis justru mengundurkan diri sebelum sempat merilis album. Jon dan Ritchie kemudian mengajak Nick Simper, Rod Evans, dan Ian Paice. Nama Deep Purple yang diusulkan oleh Ritchie Blackmore diambil dari judul lagu kesukaan nenek Ritchie Blackmore.

Album pertama mereka SHADES OF DEEP PURPLE berhasil menembus Amerika Serikat dan mencapai sukses disana. Namun di Inggris tempat tinggal mereka, Deep Purple belum banyak meraih penggemar bahkan setelah album kedua dirilis. Baru setelah Rod Evans dan Nick Simper digantikan oleh Roger Glover dan Ian Gillan dan merilis album ke 3 mereka DEEP PURPLE IN ROCK, publik Inggris mulai melirik album mereka.

Deep Purple menjadi grup hard rock papan atas bersama Led Zeppelin dan Black Sabbath yang juga dari Inggris. Lagu-lagu mereka macam Speed King, Child In Time, Black Night, Fireball, Smoke on the Water, dan Highway Star sudah menjadi standar acuan para musisi hard rock setelah mereka.

Beberapa nama besar tercatat pernah menjadi personel grup band legendaris ini. Di sektor vokalis ada David Coverdale dan Joe Lynn Turner. Sementara di posisi basis ada Glenn Hughes dan sebagai gitaris tercatat nama Tommy Bolin dan Joe Satriani.

Selama hampir 40 tahun malang melintang sudah 18 studio album dan 5 live album yang mereka rilis. Dengan formasi terakhir Ian Gillan (vocal), Steve Morse (guitar), Roger Glover (bass), Don Airey (keyboard), dan Ian Paice (drum) mereka terakir merilis album RAPTURE OF THE DEEP 2005 kemarin.

Deep Purple pernah tercatat sebagai the world’s loudest band pada Guinness Book of World Records dan telah menjual lebih dari 100 juta kopi album mereka.

Juli 5, 2010 / radiokeilovefm

Biografi Lionel Richie

Lionel Brockman Richie, Jr. atau populer dengan nama Lionel Richie adalah penyanyi pemenang Grammy Award, kelahiran Tuskegee, Alabama, 20 Juni 1949, selain dikenal sebagai aktor, penulis lagu dan juga produser rekaman. Pria yang juga ayah angkat dari aktris Nicole Richie ini, terkenal dengan albumnya Dancing on the Ceiling (1986), dengan single hit-nya Say You, Say Me, Dancing on the Ceiling dan <>Se La.

Karir Richie diawali sebagai pentolan grup musik Commodores, sebuah kelompok musik yang populer pada 1970-an. Bersama grupnya, Richie populer dengan hitnya seperti Easy, Three Times a Lady dan Brick House, dan kemudian meninggalkan Commodores pada 1981 untuk menjalani solo karir.

Sementara karir solo Richie, diawali rilis album self-titled debut pada 1982. Debut album solo tersebut berhasil terjual hingga 4 juta kopi.

Album berikutnya berjudul Can’t Slow Down (1983), yang berhsil meraih Grammy Award untuk kategori album of the Year pada 1984, disusul kemudian album suksesnya Dancing on the Ceiling (1986).

Sementara, terkait kehidupan pribadinya Richie pernah menikah dengan teman sekolahnya, Brenda Harvey (1975). Dalam perjalanan rumah tangganya, pada 1983, Lionel mengadopsi bayi berusia dua tahun, yang kemudian tumbuh menjadi aktris Nicole Richie.

Pada 1986, Lionel menjalin hubungan dengan Diane Alexander, dan resmi berpisah dengan istri pertamanya pada 1988. Dalam proses perceraiannya tersebut Lionel dan Brenda terlibat kekerasan di Beverly Hills apartment, tempatnya tinggal.

Namun kemudian, sekitar 1990, Lionel dan Brenda akhirnya bercerai setelah 16 tahun bersama. Dari perkawinan keduanya dikaruniai seorang anak laki-laki, Myles Brockman.

Album terkenal Lionel di antaranya Lionel Richie (1982), Can’t Slow Down (1983), Composer Series (1985), Dancing on the Ceiling (1986), Back to Front (1992), Louder Than Words (1996), Truly: The Love Songs (1997), Time (1998), Renaissance (2000), Encore (2002), Just for You (2004) dan Coming Home (2006).

Juli 1, 2010 / radiokeilovefm

Biografi The Bee Gees

Band yang satu ini merupakan band tahun 60an yang karya-karya nya masih sering terdengar ditelinga kita. Salah satu karyanya yang akrab ditelinga adalah lagu yang berjudul “How Deep Is Your Love”. Musiknya lembut terdengar enak ditelinga, berikut ini adalah biografi perjalanan band Bee Gees.

Tiga bersaudara Gibb sangat akrab sebagai anak-anak dan menghabiskan sebagian besar waktu mereka bersama-sama. Pada tahun 1958, keluarganya pindah ke Australia, ketika disana, mereka sering tampil di radio dengan dua temannya, Bill Goode dan Bill Gates.
Group ini memiliki nama baru untuk diri mereka sendiri, The BGS – terdiri dari inisial Common Barry Gibb, Bill Goode, Bill Gates. Beberapa tahun kemudian berubah nama menjadi The Bee Gees yang berarti Brothers Gibb. Kemudian Bee Gees memutuskan pindah ke Inggris untuk mencoba keberuntungan mereka di sana.
Dengan Robert Stigwood sebagai manajer, Bee Gees telah memukau dunia internasional dengan single pertama mereka pada tahun 1967 ‘New York Mining Disaster’.
Dengan dua anggota band baru, Colin Peterson (drum) dan Vince Melouney (gitar), Bee Gees mengeluarkan album pertama ‘Bee Gees 1’ dan album tersebut sangat laku. Dalam lebih dari setahun lagu-lagu Bee Gees menjadi hits di 15 negara.
Pada 1969, Bee Gees mulai menunjukkan tanda keretakan, ketika dalam group mulai muncul ketegangan dan perbedaan pendapat atar anggota. Colin Peterson meninggalkan band dan menggugat group untuk tidak menggunakan nama Bee Gees.
Selang beberapa waktu mereka pecah, tapi bersatu kembali pada tahun 1971 untuk merekam album ‘Dua Tahun Aktif’. Dan pada waktu itu diterima dengan dengan baik oleh para penggemar, mereka memiliki serangkaian permasalahan antara 1972 dan 1975. Namun, mereka tetap bersama sebagai sebuah band dan tidak terpecah lagi.
Pada tahun 1975, dengan bantuan produser Arif Mardin, Bee Gees pindah dari band balada menjadi band yang dipengaruhi gaya R & B dan dirilis Album ‘Main Course’.
Mereka kemudian mengeluarkan single ‘Jive Talkin’ yang menjadi nomer 1 di tanggal lagu. Album mereka ‘Anak-anak dari World’ memperoleh platinum, dengan tiga hit single, dan ketika tur dengan album ini, semua hasil keuntungan dari album terebut di sumbangkan ke badan amal anak-anak.
Proyek berikutnya The Bee Gees adalah menggarap soundtrack ‘Saturday Night Fever’, merupakan salah satu album yang mengalami sukses besar yang berisikan lagu-lagu terbaik mereka, yaitu ‘stayin’ Alive ‘,’ How Deep Is Your Love ‘dan’ Night Fever ‘. Album ini menjadikan nomor 1 di tanggal lagu dunia, dan membuat rekor menjadi nomor 1 selama 24 minggu berturut-turut.
Pada akhir dekade, Bee Gees memiliki lima album yang semua mendapatkan platinum.
Pada tahun 1988, tragedi menimpa keluarga, Andy Gibb saudara bungsu mereka, meninggal, diikuti oleh ayah mereka.
The Bee Gees terus merilis single yang diterima dengan baik, pada 1997, menerima Lifetime Achievement Award di American Music Awards, sebuah Legenda Award di World Music Awards dan diangkat ke dalam Rock & Roll Hall of Fame.
Sayangnya, pada tahun 2003 Maurice Gibb meninggal pada usia 53, setelah komplikasi selama operasi. Awalnya, saudara-saudara yang masih hidup mengumumkan bahwa mereka bermaksud untuk meneruskan nama “Bee Gees” dalam memori. Tapi seiring berjalannya waktu, mereka memutuskan untuk pensiun.Pada minggu yang sama Maurice meninggal, kemudian album solo Robin Magnet dirilis.
Walaupun ada pembicaraan tentang sebuah tugu peringatan yang menampilkan konser, namun tidak terwujud. Sejak saat itu Barry dan Robin terus bekerja secara independen dan keduanya merilis rekaman dengan artis lain.